$type=grid$count=3$meta=0$sn=0$rm=0$show=home

OPERATOR SEKOLAH.COM merupakan media informasi berbasis Internet yang membahas dan berbagi info pendidikan mencakup Guru, Operator Sekolah + Tenaga Kependidikan lainnya seputar Dapodik, Padamu Negeri, Verval, Laporan BOS, UN/US, tempat download dokumen-dokumen penting administrasi guru sekolah seperti RPP, Silabus, SK&KD, KKM, PROSEM, PROTA, Contoh Soal, Media Pembelajaran, Materi Ajar, Administrasi Perpustakaan, Tata Usaha, Inventaris, Akreditasi, Video Tutorial serta belajar IT secara online.

$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0

Contoh Proposal - Bidang Kegiatan PKM

Preview : A. JUDUL PROGRAM Pengaruh Substitusi Biji Turi pada Biji Kedelai terhadap Kadar protein dan Sifat Organoleptik dalam Tempe ...


Preview :

A. JUDUL PROGRAM
Pengaruh Substitusi Biji Turi pada Biji Kedelai terhadap Kadar protein dan
Sifat Organoleptik dalam Tempe

B. LATAR BELAKANG MASALAH
Di Indonesia penyakit-penyakit gizi yang utama, tergolong ke dalam
kelompok penyakit defisiensi. Jenis penyakit defisiensi gizi yang dianggap
sudah mencapai kegawatan nasional karena kerugian yang ditimbulkan
mempengaruhi pembangunan di Indonesia yaitu Kekurangan Energi Protein
(KEP), Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY), Kekurangan Vitamin
A (KVA) dan Anemia Gizi Besi (AGB) (Achmad Djaeni, 1999:47).
Kekurangan protein merupakan permasalahan serius yang harus segera
ditanggulangi (Lies Suprapti, 2003:9). Kekurangan energi protein dapat terjadi
baik pada bayi, anak-anak maupun orang dewasa. Anak-anak batita ( bawah
tiga tahun ) serta ibu-ibu andung teki (ibu yang sedang mengandung dan ibu
sedang meneteki) merupakan golongan yang sangat rawan (Winarno, 2002:73)
Menurut hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 1998,
dari 35 persen wanita usia subur yang kekurangan energi protein (KEP) ada 14
persen, di antaranya adalah ibu hamil (Kompas, 2004). Pada tahun 1997 dan
1998 Ditjen Bina Gizi Keluarga menyatakan bahwa Kekurangan Energi
Protein total sebesar 20,9% dan 18,0% (Sudiyanto, 2002). Menurut Biro Pusat
Statistik Propinsi Jawa Tengah, status gizi buruk pada balita mulai tahun 1999
sampai tahun 2004 berturut-turut yaitu 0.34%, 1.02%, 1.635%, 1.32%, 1,36%
dan 1.88% (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2004:64). Pada periode
2000-2005 terjadi peningkatan prevalensi gizi kurang dari 24.6% menjadi
28.0%. Berdasarkan laporan propinsi selama tahun 2005 terdapat 76.178 balita
mengalami gizi buruk dan data Susenas tahun 2005 memperlihatkan
prevalensi balita gizi buruk sebesar 8,8 % (Departemen Kesehatan RI,
2006:1). Sedangkan pada tahun 2006 gizi buruk pada balita di Jawa Tengah
mencapai 5,9% (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2006). Pada tahun
2007 sebanyak 219.956 orang balita yang dilakukan penimbangan dalam
program Bulan Penimbangan Balita (BPB) di Garut, terdapat 26.795 orang
balita yang masih berstatus Kekurangan Energi Protein (KEP) terdiri dari
1.551 orang bergizi buruk dan sebanyak 25.244 orang bergizi kurang (John
DH, 2005).
Penanggulangan KEP dapat dilakukan dengan meningkatkan asupan
protein. Secara umun dikenal dua jenis protein yaitu protein yang berasal dari
hewan dan protein nabati yang berasal dari tumbuhan. Protein hewani dapat
diperoleh dari berbagai jenis makanan seperti ikan, daging, telur dan susu.
Protein nabati terutama berasal dari kacang-kacangan serta bahan makanan
yang terbuat dari kacang (Elly Nurachmah, 2001:15).
Protein kacang-kacangan mempunyai nilai gizi lebih rendah
dibandingkan dengan protein dari jenis daging (protein hewani). Namun, kalau
beberapa jenis protein nabati dikombinasikan dengan perbandingan yang
tepat, dapat dihasilkan campuran yang mempunyai nilai kualitas protein
lengkap. Selain itu, sumber protein nabati juga lebih murah harganya
dibandingkan dengan sumber protein hewani, sehingga dapat terjangkau oleh
daya beli sebagian masyarakat (Achmad Djaeni, 1999:120)
Tempe adalah makanan khas Indonesia. Menurut Anggrahini (1983)
dalam Novalia Anggraini (2007), tempe merupakan sumber protein nabati
yang mempunyai nilai gizi yang tinggi daripada bahan dasarnya. Tempe
dibuat dengan cara fermentasi yaitu dengan menumbuhkan kapang Rhizopus
oryzae pada kedelai matang yang telah dilepaskan kulitnya. Kedelai adalah
salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak
makanan. Kedelai kering mengandung protein 34,9% tiap 100 gr, sedangkan
kedelai basah mengandung protein sebanyak 30,2% tiap 100 gr (Achmad
Djaeni, 1999:121). Tempe dikonsumsi oleh semua lapisan masyarakat dengan
konsumsi rata-rata per hari per orang 4,4 gr sampai 20,0 gr. Tempe dapat
diperhitungkan sebagai sumber makanan yang baik gizinya karena
mempunyai kandungan protein, karbohidrat, asam lemak esensial, vitamin dan
mineral (Novalia Anggraini, 2007).
Achmad Biben menyatakan bahwa tempe yang dimasak dengan baik
dan benar dapat bermanfaat bagi perbaikan proses pembentukan sel tulang.
Mengkonsumsi tempe secara rutin dapat dipergunakan sebagai upaya
pencegahan gangguan remodeling tulang (Sinar Harapan, 2003). Sedangkan
penelitian Agus Purnomo tentang efektifitas gizi tempe pada penderita
hiperlipidemia pasien rawat jalan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo
menyatakan bahwa ada pengaruh gizi tempe terhadap penurunan kadar
kolesterol darah (Agus Purnomo, 2001). Selain itu, dalam disertasi Arum
Atmawikarta menyatakan bahwa tempe unggul sebagai makanan pendamping
ASI (Arum, 2007). Penelitian tentang tempe juga pernah dilakukan Lembaga
Gizi ASEAN dengan kesimpulan bahwa tempe dapat digunakan dalam
pembuatan bahan makanan campuran untuk menanggulangi masalah
kekurangan kalori, protein dan penyakit diare pada anak (2000).
Berdasarkan Dinas Disperindagkop pada bulan Maret 2008, harga
sembako mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Harga kedelai mencapai Rp.
7.300,00. Hal itu menyebabkan kedelai sulit didapat dan menurunnya daya
beli masyarakat terhadap kedelai. Permasalahan kebutuhan terhadap kedelai
yang tinggi mendorong adanya alternatif yang dapat memecahkan
permasalahan tersebut yaitu terpenuhinya sumber protein sekaligus tidak
menambah daftar persoalan bagi ekonomi maupun lingkungan dan kesehatan.
Salah satu tanaman alternatif yang dapat mengatasi permasalahan
tersebut adalah pohon Turi (Sesbania grandiflora). Tanaman tersebut
merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tenggara (Yayasan
Keanekaragaman Hayati, 2008). Pohon Turi mampu memproduksi biji kaya
protein serta memiliki ongkos produksi yang murah. Hal tersebut disebabkan
penanaman pohon Turi tidak memerlukan lahan khusus karena dapat tumbuh
di lahan kritis dan tidak perlu dipupuk atau perawatan intensif. Menurut
Zakiyatul Munawaroh (2004:29) dalam biji turi sebanyak 100 gr mengandung
protein sebesar 36,21%.
Di Indonesia, pohon Turi belum banyak dimanfaatkan ataupun
dibudidayakan secara komersial. Tanaman tersebut biasa digunakan sebagai
pelindung atau peneduh, karena pohonnya tinggi dan daunnnya rimbun
(Plantus, 2008). Padahal, biji Turi seharusnya dapat menggantikan
penggunaan kedelai sebagai bahan baku pembuatan tempe. Hal inilah yang
mendorong perlunya penganekaragaman pada pembuatan tempe melalui
substitusi biji turi pada biji kedelai. Maka dari itu, peneliti tertarik untuk
mengadakan penelitian dengan judul “PENGARUH SUBSTITUSI BIJI
TURI PADA BIJI KEDELAI TERHADAP KADAR PROTEIN DAN
SIFAT ORGANOLEPTIK DALAM PEMBUATAN TEMPE”

C. PERUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang di atas maka dapat diambil permasalahan yaitu: ”
adakah pengaruh substitusi biji turi pada biji kedelai terhadap kadar protein
dan sifat organoleptik dalam pembuatan tempe?”

D. TUJUAN PROGRAM
Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini diantaranya adalah :
1. Tujuan Umum
Mengetahui pengaruh substitusi biji turi pada biji kedelai terhadap kadar
protein dan sifat organoleptik dalam pembuatan tempe.
2. Tujuan Khusus
a. Mengetahui pengaruh substitusi biji turi pada biji kedelai terhadap
kadar protein dalam pembuatan tempe.
b. Mengetahui pengaruh substitusi biji turi pada biji kedelai terhadap sifat
organoleptik dalam pembuatan tempe.
E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Penelitian pengaruh substitusi biji turi pada biji kedelai terhadap kadar
protein dan sifat organoleptik pada tempe diharapkan akan diperoleh hasil
sebagai berikut:
1. Tempe dari bahan substitusi biji turi pada biji kedelai
2. Tempe dari bahan substitusi biji turi pada biji kedelai yang menghasilkan
kadar protein dan sifat organoleptik yang lebih baik.
F. KEGUNAAN PROGRAM
Program penelitian ini memiliki beberapa kegunaan, antara lain:
1. Memanfaatkan biji turi sebagai bahan pembuatan tempe, mengingat
kandungan gizi dalam biji turi cukup tinggi.
2. Sebagai alternatif pemenuhan protein nabati terutama bagi golongan
ekonomi lemah.
3. Menurunkan angka gizi kurang secara nasional melalui peningkatan
konsumsi protein nabati lokal.
4. Meningkatkan ketahanan ekonomi melalui perluasan bidang usaha pangan
nabati lokal, terutama pembudidayaan pohon turi, pembuatan tempe dari
biji turi dan pemasaran pangan berbasis turi.

G. TINJAUAN PUSTAKA
1. Protein
Istilah protein berasal dari kata Yunani proteos, yang berarti yang
utama atau yang didahulukan. Kata ini diperkenalkan oleh seorang ahli kimia
Belanda, Gerardus Mulder (1802-1880), karena ia berpendapat bahwa protein
adalah zat yang paling penting dalam setiap organisme. Menurut Sunita
(2003:77), protein adalah molekul makro yang mempunyai berat molekul
antara lima ribu hingga beberapa juta. Protein terdiri atas rantai-rantai panjang
asam amino.
Menurut Sunita (2003:96-97) dan Winarno (2002:64), fungsi protein
adalah:
1) Pertumbuhan dan Pemeliharaan
2) Pembentukan Ikatan-ikatan Esensial Tubuh
3) Mengatur Keseimbangan Air
4) Memelihara Netralitas Tubuh
5) Pembentukan Antibodi
6) Pengangkutan Zat-Zat Gizi
7) Sumber Energi
8) Pengatur Pergerakan
9) Media Perambatan Impuls Syaraf
Menurut Ely Nurachmah (2001:15), sumber protein dibagi menjadi
dua jenis, yaitu protein yang berasal dari hewan dan protein nabati yang
berasal dari tumbuhan. Protein hewani dapat diperoleh dari berbagai jenis
makanan seperti ikan, daging, telur dan susu. Protein nabati terutama berasal
dari kacang-kacangan serta bahan makanan yang terbuat dari kacang.
Menurut Supariasa kekurangan energi protein dapat dapat
mengakibatkan terjadinya :
1) Marasmus
2) Kwashiorkor
3) Marasmus-Kwashirkor
Sedangkan Protein secara berlebihan tidak menguntungkan tubuh.
Makanan yang tinggi protein biasanya tinggi lemak sehingga dapat
menyebabkan obesitas. Kelebihan protein dapat menimbulkan masalah lain,
terutama pada bayi. Kelebihan asam amino memberatkan ginjal dan hati yang
harus memetabolisme dan mengeluarkan kelebihan nitrogen. Kelebihan
protein akan menimbulkan asidosis, dehidrasi, diare, kenaikan amoniak darah,
kenaikan ureum darah dan demam(Sunita, 2003:104).
2. Turi (Sesbania grandiflora)
Turi (Sesbania grandiflora) merupakan tanaman sejenis pepohonan
yang banyak dijumpai di pedesaan, ditanam di pematang, pekarangan, pinggir
jalan. Pohon turi biasa dipakai sebagai pagar hidup kebun atau sebagai pohon
pelindung (Yayasan Keanekaragaman Hayati, 2008).
Kacang turi adalah salah satu jenis kacang-kacangan dari pohon turi
yang berbentuk bulat berwarna kuning kecoklatan dan mempunyai rasa yang
khas dan aroma yang khas jenis kacang-kacangan (Zakiyatul, 2005:28).
Menurut Plantus (2008), klasifikasi pohon turi adalah sebagai berikut :
Kingdom : Plantae (tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobiota (berpembuluh)
Superdivisio : Spermatophyta (menghasilkan biji)
Divisio : Magnoliophyta (berbunga)
Kelas : Magnolipsida (berkeping dua)
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Fabalaes
Familia : Fabaceae (suku polong-polongan)
Genus : Sesbania
Spesies : Sesbania grandiflora Pers
Pohon tidak bercabang dengan tinggi hingga 15 m dan berdiameter
sekitar 30 cm. Akar pada umumnya berbintil banyak dengan bintil yang besar.
Batang berbulu menggimbal, tidak berduri. Daun majemuk menyirip denagn
panjang hingga 30 cm, termasuk panjang tangkai 7-15 mm. Helaian daun
berjumlah 20-50, berpasangan berhadapan atau berseling dalam satu tangkai
daun. Bunga terdiri dari 2-4 buah, panjang tangkai bunga 15-35 mm, berwarna
putih, kekuningan, merah muda atau merah. Polong berbentuk memita,
berukuran 20-60 cm x 6-9 mm dengan kampuh besar, tergantung vertical,
tidak merekah. Biji berbentuk agak mengginjal, berukuran 6,5 mm x 5 mm x
2,5-3 mm dan berwarna coklat gelap (Yayasan Keanekaragaman Hayati,
2008).

Downloads:
Contoh Proposal - Bidang Kegiatan PKM Rating: 9 dari 10
Klik Bagikan / Share Sebelum DOWNLOAD

Loading...
Diharapkan ini merupakan salah referensi yang baik dan benar sesuai harapan anda, bisa digunakan untuk DOKUMEN, PROPOSAL, TIPS dengan demikian file tersebut bisa memenuhi dan mengakhiri pencarian.

COMMENTS

kinerja guru
Nama

2015,8,2016,8,Absensi Siswa,3,adm kurikulum,1,ADMINISTRASI,52,Administrasi guru,25,Administrasi Kelas,25,Administrasi Kelulusan,2,Administrasi Kepala Sekolah,5,ADMINISTRASI PAUD,72,Administrasi Sekolah,15,Administrasi TU,3,Administrasi Ujian,2,AKREDITASI,15,Amplop,1,Analisis,7,Analisis Nilai,2,Analisis Ulangan,1,Anekdot PAUD,1,Angka Kredit Guru,1,ANROID,1,APE PAUD,3,APLIKASI,190,APLIKASI BOS,7,Aplikasi Sekolah,7,ATISISBADA,1,Bahan Ajar,1,Bahasa Indonesia,6,BAHASA INGGRIS,4,BAHASA SUNDA,4,Bank Soal,238,Bel,2,Bendahara,2,BERITA,1,Berkas,12,BIMBINGAN KONSELING,8,BIO UN 2015,4,BIOUN 15,2,Blangko Ijazah 2017,4,BLOG GURU,2,BLOG SEKOLAH,1,Blogedukasi.com,99,BOP PAUD,1,BOS,13,BOS 2015,3,Brosur,2,BSM,4,Buku,385,buku adm paud,1,Buku Guru,69,BUKU INDUK,4,BUKU INDUK SISWA,3,Buku Juknis,5,Buku Kas,2,Buku Kegiatan,1,BUKU KURIKULUM 2013,28,Buku Laporan,1,Buku Notula Rapat,4,BUKU PARENTING,8,BUKU PAUD,21,buku petunjuk,2,buku SD kelas 2,3,Buku Siswa,289,CASN GGD,2,Cdr,1,Cerita,1,Cerita Rakyat,1,CETAK,2,Cetak Kartu,12,Contoh,5,Contoh Format,44,Contoh Laporan,7,Contoh PTK,11,Contoh Soal,96,Contoh Soal UKK Terbaru,4,Contoh Soal UTS terbaru,10,DAPODIK,54,DAPODIK HELPER,1,DAPODIKDAS 2014,7,DAPODIKDAS 2015,10,DAPODIKDAS 2016,1,DDC,1,DESAIN,1,Deskripsi Instrumen,2,Doa,2,DOC,140,docx,73,DOKUMEN,93,Dokumen Penting,439,Downlaod,12,Download,1178,Download Buku Siswa KTSP SMP dan MTs Kelas 7 Ilmu Pengetahuan Sosial,1,Download. File,5,DRIVER,1,DUPAK,11,E-PUPNS,24,Ebook,2,Ebook Gratis,1,Ebook Pendidikan,1,EDS,1,Ekstrakurikuler,3,Ekuivalensi,1,Excel,162,Featured,1,File,131,File Guru,1,File Sharing,1,Format,1,Format Blangko Ijazah,4,Format Latihan,1,format raport,1,FORMULIR,2,Gambar,2,GIVE AWAY,2,Gratis,99,GURU,32,Guru Kelas,3,Guru Pembelajar,3,guru SD,2,Hubungan Masyarakat,1,IJAZAH,6,INFO,1,INFO CPNS,7,INFO GAMER,1,INFO PENDIDIKAN,138,INFO PTK,25,INFORMASI,34,INPASING,1,Instrumen,4,INTERNET,3,Internet dan Komputer,2,INVENTARIS,10,IPA,4,IPS,1,JADWAL,2,JADWAL IMSAKIYAH 2014,1,JADWAL PELAJARAN,7,jawaban,1,JUKNIS,5,JUKNIS BOS,2,JUKNIS PAUD,3,Jurnal Jurnal Mengajar,2,Kalender Pendidikan,3,KARTU,2,KARTU PELAJAR,1,KARTU UJIAN,9,Karya Tulis Ilmiah,2,KAS,1,KATA BIJAK,1,KB,16,Kegiatan,2,Kegiatan Ekstrakurikuler,7,KELAS 1,3,Kelas 10,16,Kelas 11,11,Kelas 12,38,KELAS 2,1,KELAS 3,21,Kelas 4,25,Kelas 5,27,Kelas 6,21,Kelas 7,64,Kelas 8,57,Kelas 9,90,Kelas X,1,KELAS6,1,Kepala Sekolah,6,Kertas Blanko SHUN,2,Keuangan,4,KGB,1,kisi,2,Kisi Kisi,2,KISI UJIAN SD,2,KISI UN SD,1,KKG,1,KKM,14,Klasifikasi,1,KOMITE SEKOLAH,1,Kompetensi Dasar,3,Kompetensi Inti,3,KTI,1,KTSP,269,KTSP 2006,4,Kumpulan Soal,219,kur,1,KURIKULUM 2013,428,KURIKULUM NASIONAL,4,Kursus dan Pelatihan,1,Laboratorium Sekolah,1,laki-laki SD,1,LAMPIRAN BOS,3,LAPORAN,5,LAPTOP,1,latihan soal,2,latihan soal SD,1,Latihan soal UKG,1,latihan soal uts sd,1,LJK,1,LPPA PAUD,3,MAKALAH,6,MAKALAH BAHASA INDONESIA,1,MAKALAH ELEKTRO,4,MAKALAH PENDIDIKAN,2,MANAJEMEN,1,MASALAH DAN SOLUSI,5,Mata Pelajaran,3,Matematika,6,Materi,2,MATERI AJAR,8,MATERI PELAJARAN,4,Materi Pembelajaran,1,media belajar,1,MEDIA PEMBELAJARAN,13,mengolah nilai raport,5,METODE PEMBELAJARAN,1,Microsoft Excel,94,Microsoft Excel.,3,Microsoft Office,7,Microsoft Office Excel,1,Microsoft Office Word,34,Microsoft Word,323,Micrososft Excel,5,Model Pembelajaran,2,modul,4,MODUL bk,1,Modul Guru Pembelajar,1,MOS,1,MUTASI,3,NILAI,11,NISN,9,NOTEBOOK,1,NRG,1,NUPTK,9,OFFICE,3,Online,1,OPERATOR SEKOLAH,3,OSIS,2,P2TK,2,PADAMU NEGERI,33,PAI,2,PAK,7,PANDUAN,17,PANDUAN TEKNIS,1,PANDUAN UJIAN NASIONAL,2,PATCH,4,PAUD,150,PDF,449,PEDOMAN,7,Pedoman Paud,7,Pelatihan UKG,1,Pembelajaran,2,Pendidikan,130,Penelitian Tindakan Kelas,28,Penerimaan Siswa Baru,2,PENGAWAS,2,Penilaian,16,perangkat akreditasi,2,PERANGKAT PEMBELAJARAN,5,Perbaikan Nilai Siswa,2,PERPUSTAKAAN,13,pesantren,2,PIP,3,PKG,21,PKKS,1,PKN,2,PLPG,2,PMP,1,PMR,1,PNS,2,Power Point,7,PPDB,8,PPK,1,Praktik,1,Pramuka,3,Program Kerja,9,Program Kerja Administrasi Sekolah,1,Program Pengayaan,8,Program Remedial,8,PROGRAM SEMESTER,13,PROGRAM TAHUNAN,8,Program wali kelas,1,PROMES PAUD,1,PROPOSAL,27,Proposal PTK,17,PROSEM,1,PROTA,2,PROTA PAUD,1,PSB,7,Psd,1,PTK,37,Ramadhan,3,RAPBS,2,RAPOR,4,RAPORT,12,RAPORT PAUD,2,Remedial dan Pengayaan,4,Riki Riyaldi,624,RKAS,9,RKB,2,RKH PAUD,7,RKH RKM PAUD,4,RKHm RKM,1,RKJM,1,RKS,2,RKT,4,RPL,2,RPP,39,RPP KURIKULUM 2013,55,RPP SILABUS SD,8,RPP SILABUS SMA,2,RPP SILABUS SMP,2,RPP SMA,1,RPPH PAUD,11,RPPM,3,RPPM PAUD,11,SD,154,SD Kelas 1,73,SD Kelas 2,38,SD Kelas 3,29,SD Kelas 4,40,SD Kelas 5,26,SD Kelas 6,20,SD/Mi,60,SEKOLAH,30,Semester 1,13,Semester 2,15,Semua Provinsi,1,SERTIFIKASI GURU,10,SHUN,3,Silabus,28,SILABUS KURIKULUM 2013,14,SILABUS PAUD,4,SIM,1,SISWA,11,SK,9,SK&KD,2,skhu,3,SKHUS,4,SKP,6,SKP GURU,6,SKRIPSI,10,SKRIPSI BIOLOGI,3,SKRIPSI FISIKA,1,SKRIPSI HUKUM,2,SKRIPSI KOMPUTER,3,SKRIPSI KOMUNIKASI,1,SLB,1,SMA,18,SMA Kelas X,3,SMA/MA/SMK,25,SMA/SMK,1,SMK,5,SMP,52,SMP 2016,1,smp. download,1,SMP/MTs,32,SNMPTN,1,SOAL,33,Soal Latihan,48,Soal Pilihan Ganda,1,SOAL UAS SD,3,soal UKG,1,Soal Ulangan Harian,1,SOAL URAIAN,1,soal uts sd,1,SOFTWARE,15,SOP MI,1,SOP PAUD,2,SOP SD,1,SPJ BOS,8,SPP,3,SPS,14,Stadar Operasional,2,STRUKTUR ORGANISASI,2,Supervisi,3,SURAT,39,SURAT KELULUSAN,7,SURAT LAMARAN KERJA,10,SURAT PENAWARAN,1,TABUNGAN,2,TATA USAHA,4,TEKNISI,2,tematik,1,TEMPLATE,1,Terbaru,1,Terjemahan,1,TIPS,44,TK,24,TK/PAUD,3,TPA,14,TRY OUT SD,1,TUNJANGAN GURU,14,TUTORIAL,12,UAS,24,UASBN,1,UH,3,Ujian,18,UJIAN NASIONAL,1,UJIAN SEKOLAH SD,5,UKG,16,UKG 2016,1,UKK,24,UKM,6,Ulangan,4,Ulangan Harian,5,un,7,UN 2014,3,UN 2015,8,UN 2017,1,UNAS,1,UNBK,1,US,6,USBN,2,UTS,66,versi 4.00,1,VERVAL PESERTA DIDIK,15,VERVAL PROSES PEMBELAJARAN,1,Video,37,Website,1,Wikiedukasi,18,Word,24,YouTube,5,
ltr
item
Operator Sekolah: Contoh Proposal - Bidang Kegiatan PKM
Contoh Proposal - Bidang Kegiatan PKM
http://1.bp.blogspot.com/-kIJEQke2UrE/U5AcAd6bUgI/AAAAAAAAASQ/xVFbMBO1TNM/s1600/Adobe+Acrobat+Reader.png.png
http://1.bp.blogspot.com/-kIJEQke2UrE/U5AcAd6bUgI/AAAAAAAAASQ/xVFbMBO1TNM/s72-c/Adobe+Acrobat+Reader.png.png
Operator Sekolah
http://www.operatorsekolah.com/2014/06/contoh-proposal-bidang-kegiatan-pkm.html
http://www.operatorsekolah.com/
http://www.operatorsekolah.com/
http://www.operatorsekolah.com/2014/06/contoh-proposal-bidang-kegiatan-pkm.html
true
5010689871886061784
UTF-8
Tampilkan Semua Tidak ada artikel VIEW ALL Baca Lengkap Balas Batal Membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN POST Lihat Semua DIREKOMENDASI LABEL ARSIP SEARCH SEMUA POST Not found any post match with your request Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Friday Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Jnuli Agustus September Oktober November December Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec sekarang 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM Bagikan untuk membuka Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy